SENSOR DINGIN
Oleh Sherli Damara Pratiwi
Tengah malam datang
Langit semakin hitam
Tanpa cahaya bintang
Perlahan embun-embun datang
Melembabkan kulitku
Tapi sayang,
Ini namanya sudah mendinginkan!
Ahh!
Sensor dinginku mulai protes!
Mataku jeli mencari api
Kanan? tak ada
Kiri? tak ada
Belakang? tak ada
Depan? tak ada pula!
Lalu di mana?
Kakiku gontai menyusuri jalan
Mencari kehangatan pelukanmu
Tapi di mana kau?
Hilang?
Atau,,
Pergi bersama bintang?
Haruskah kucari dirimu?
Di langit yang gelap itu?
Yang terlihat angkuh bertengger di atas sana?
Home »
Puisi Galau
»
Sensor Dingin Oleh Sherli Damara Pratiwi
0 komentar:
Posting Komentar