KUSEN JENDELA
Oleh Sherli Damara Pratiwi
Kali ini hujan turun deras
Yah, seperti biasanya
Hawanya dingin tapi lembut
Belaian anginnya merambat
Lewati jendela
Yang kusennya memang mulai rapuh
Seperti diriku
Mereka bertanya
"Apa kau tak bosan dengannya?"
Aku hanya bisa diam,
Biarkan saja dunia berkata apa
Asalkan hatiku tetap berkata "Iya" untukmu
Tapi aku mulai ragu
Karna kau mulai berpikir "Tidak" untukku
Lalu apa dayaku?
Apa arti semua ini?
Lalu bagaimana dengan memori-memori itu?
Masih ingatkah?
Ahh sudahlah!
Mungkin kau sudah melupakannya!
Seperti kibasan air hujan di pelepah pisang itu!
Muaklah aku padamu sekarang!
Cukupkan saja harapanmu padaku itu!
Pikiranku sudah kalut karenamu!
Cukup!
Aku muak!
Aku jenuh!
Pergilah!
Cepat!
Pergi!
Home »
Puisi Patah Hati
»
Kusen Jendela Oleh Sherli Damara Pratiwi
0 komentar:
Posting Komentar