PISAU
Oleh Sherli Damara Pratiwi
Dunia diam dalam kelam
Dan,,
Kres, kres, kres
Suaranya khas
Ahh, indah, sungguh indah
Telingaku,
Samar,
Mendengar,
Alunan hormoni ilusi
Akan situasi yang ada
Potongan itu,
Yah, hatiku
Sudah rapi,
Rapi terpotong
Oleh tajam lakumu
Rengkuhmu
Justru hancurkan
Hingga kepingan kecil
Sekecil semut pekerja
Si pencari remahan biskuit itu
Kau tahu?
Wahai pemecah cermin harapanku,
Aku bukan daging!
Ataupun sayuran!
Aku manusia!
Jangan potong nadiku!
Jangan hancurkan pelangiku!
Jangan hisab waktuku!
Jangan bayangi hidupku!
Jangan!
Tikamanmu sudah banyak
Apa masih kurang?
Apa belum puas?
Apa aku perlu menggandakan diri?
Apa aku perlu mati dan hidup kembali?
Hah!
Dasar!
Sang perusak cerita!
Iya!
KAU!
0 komentar:
Posting Komentar