SANTAI KAWAN
Oleh Zainal Irvan
Walau gelapnya malam menutupi jalan
Tapi rembulan tetap setia
Menerangi dan memberi semangat untuk tetap berjalan
Walau udara dingin menusuk tulang
Tapi darah selalu ada menghangatkan
Akankah kau menangis tersedu-sedu
Seperti pungguk merindukan bulan
Meraung seperti srigala yang kelaparan
Melompat-lompat tak karuan
Mandar-mandir hilang pedoman
Santailah kawan……
Semuanya akan berakhir dengan senyuman
Yang merekah di sudut bibir yang menawan
Seperti matahari menyinari bunga kehidupan
Santailah kawan…….
ku akan datang sebagai siang setelah malam
Santailah dengan harapan yang ku persembahkan.
0 komentar:
Posting Komentar